Gunungsari Batu

don’t judge a book by its cover

Picture

brau's hero

Maret 10, 2009 - Posted by | laporan kegiatan

4 Komentar »

  1. cieeeeeeeeeeeeeeeeeee……..sampek kaget aku ngliat….heheheeheh….

    Komentar oleh anne | Maret 18, 2009 | Balas

  2. sip……!!!!

    Komentar oleh secret | April 11, 2009 | Balas

  3. apa kelinci juga harus di kasih minum ,biasanya dipeternak kampung gak di kasih sudah pipis terus???????

    Komentar oleh purwanto | November 3, 2009 | Balas

    • peternak kelinci dengan pemberian pakan hijauan (yang dilayukan) dengan porsi yg lebih besar dari konsentrat umumnya tidak memberikan air minum, karena kandungan air di dalam hijauan tersebut (misalnya di kota batu: daun wortel,sayuran) cukup tinggi. jd pemeliharaan kelinci bila memakai hijauan tidak perlu di beri air minum. sedangkan untuk peternak kelinci dengan pemberian pakan berupa pakan kering, maka untuk memudahkan kelinci,diberi sedikit air sebagaimana pemberian konsentrat pd sapi perah yg dicampur dg air. pakan dg kandungan air yg tinggi menyebabkan kelinci mudah sakit (mencret) yg menyebabkan kematian.

      Komentar oleh kccrew | November 8, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: